Jahit kawat adalah salah satu teknik penjilidan yang dikenal dalam industri grafika. Teknik jilid ini cocok digunakan untuk buku yang jumlahnya kurang dari 100 lembar. Pada awal sejarahnya mesin jahit kawat hanya menggunakan alat yang sederhana yang dioperasikan dengan tangan dan menggunakan kawat berbentuk "U" untuk menjahit lembaran-lembarannya. Baru kemudian pada tahun 1880, Brehmer dari Amerika memperkenalkan mesin jahit kawatnya di Jerman.
Dalam perkembangannya benang kawat yang semula berbentuk stick dikembangkan menjadi benang kawat. Namun sampai tahun 1950 mesin jahit kawat masih dalam bentuk yang sederhana. Terbukti baru pada tahun 1910, baru ditemukan alat perenteng (pengumpul) katern untuk mesin jahit kawat. Dan pada tahun 1930 dikenalkan mesin jahit kawat dengan alat perenteng otomatis. Tahun 1949, Muller membuat mesin jahit kawat dengan alat pengumpan katern sederhana. Terakhir, tahun 1957, Muller membuat mesin jahit kawat dengan perenteng yang juga digabungkan dengan mesin potong tiga sisi. (mesin ini sudah termasuk mesin modern)
Author's Name:
A couple of lines for short description of the author of this blog. You can add any text you want
in this section, but you have to make sure that this section got enough words to keep the layout view, thanks!
